Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya

Jumat, 20 Oktober 2017

Survei Kompas: Elektabilitas Jokowi Meningkat, Prabowo Menurun


HondaQQ - Pilihan masyarakat terhadap calon presiden 2019 masih mengerucut kepada dua nama, yakni Joko Widodo sebagai petahana dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Meski begitu, kecenderungan terakhir menunjukkan elektabilitas Jokowi meningkat, sementara Prabowo menurun.

Hal itu terlihat dari survei yang dilakukan Litbang Kompas pada 26 September-8 Oktober 2017. Survei bertanya kepada responden, apabila Pilpres 2019 dilakukan sekarang, siapa sosok yang akan mereka pilih.

Hasilnya, 46,3 persen responden memilih Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua. Sementara responden yang memilih Prabowo 18,2 persen.

Responden yang memilih Jokowi naik apabila dibandingkan dengan survei terakhir Litbang Kompas April 2017 lalu. Jokowi saat itu hanya dipilih 41,6 responden.


Naiknya elektabilitas Jokowi sejalan dengan kepuasan responden terhadap pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla.

Pada April 2017, hanya 63,1 persen responden yang menyatakan puas dengan kinerja pemerintah. Namun, kini angkanya naik menjadi 70,8 persen.

Di sisi lain, elektabilitas Prabowo mengalami penurunan. Pada April 2017, Mantan Danjen Kopassus itu masih dipilih 22,1 persen responden. Namun kini elektabilitasnya turun menjadi 18,2 persen.

Terlepas dari persaingan Jokowi dan Prabowo, calon lainnya tidak ada yang mendapatkan suara signifikan. Sementara, responden yang belum menentukan pilihan lebih tinggi dari suara Prabowo, yakni mencapai 23,6 persen.

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Metode pemilihan sampel acak bertahap atau multistage random sampling. Jumlah sampel yang diambil 1200 responden di 32 provinsi seluruh Indonesia. Margin of error sebesar plus minus 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Agen Domino 99 


Share:

Kamis, 19 Oktober 2017

Fahri Hamzah: Janji Kampanye Jokowi Menghilang di Telan Bumi



BERITA UPDATE - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal masa kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang sudah memimpin tiga tahun.

Ada dua catatan yang menjadi sorotan Fahri yang menilai di masa kepemimpinan Pak Jokowi saat ini sama sekali tidak sesuai dengan apa yang di janjikan pada saat kampanye yang menggebu-gebu saat 3 tahun yang lalu

Pertama yakni soliditas menteri kabinet kerja yang belum kompak dan tidak ada perubahan siknifikan yang membuktikan pada saat janji kampanye berlangsung Pak jokowi akan mengubah sistem kabinet di pemerintahan agar tertata dan lebih kompak , nyatanya ? . Kedua, upaya menepati janji kampanye Jokowi yang mulai memudar dari segala aspek, tidak perluk di beri tahu, pasti anda semua bisa melihat sendiri bukti apa yang sudah di berikan oleh Pak Jokowi selama ini.

"Kalau saya mengevaluasi pemerintahan ini yang belum mantap itu soliditas kabinet indonesia yang sama sekali tidak ada tanggung jawab dalam segala sesuatu yang telah di ucapkan oleh pak Jokowi akan membentuk sistem pemerintahan yang bertanggung jawab. Yang kedua janji kampanyenya memudar, Mana janjinya, kok hilang di telan bumi ?," kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Fahri menilai soliditas para menteri masih lemah. Hal itu katanya, lantaran Jokowi gagal menjadi pemimpin yang tegad dan membuat mereka para mentri dan semua jajaran susanan kabinet yang di buat oleh oleh Pak Jokowi gagal total.

"Dugaan saya Pak Jokowi gagal sebagai solidarity maker. Pak Jokowi kurang nge-grip orang-orangnya. Dan tidak ada yang membantu Jokowi nge-grip kabinet. Kalau kita lihat pertengkaran-pertengkaran ini kan nyata, tidak perlu saya kasih tahu satu persatu, anda semua para wartawan pasti sudah tau tentang itu semua" kata Fahri.

Tak cuma itu, Fahri menduga janji kampanye hilang di telan bumi karena tidak diinternalisasi dengan baik di jajaran menteri Kabinet Kerja.
Hal ini berpengaruh terhadap semangat kerja dan kekompakan para menteri pembantu Jokowi yang gagal total.

Ini dia cara mendapatkan uang tanpa harus keluar rumah !! Langsung saja di klik di sini
 >>> Agen Bandarq <<<

Pasalnya, pembangunan infrastruktur era Jokowi banyak dibebankan kepada rakyat menengah kebawah dengan mencabut subsidi dan menaikkan harga bahan kebutuhan pokok.

"Sebab kalau kita mau melakukan kritik teknis kan pembangunan di masa Pak Jokowi kan biayanya dibebankan kepada rakyat. Karena banyak bangun infrastruktur maka subsidi banyak dicabut, harga-harga dinaikin, bagaimana rakyat mau sejaterah kalau Presidennya seperti ini ?" kata Fahri.

Dia menilai, hal ini bisa menjadi masalah besar jika tidak bisa diselesaikan dalam 2 tahun ke depan.
Masalah akan bertambah apabila para menteri memiliki agenda politik masing-masing jelang Pemilu 2019.

"Sisa dua tahun ini saya kira, kalau ini masalah besar ini tidak dibangun solidaritas ya apalagi ini tahun politik. Partai-partai akan kembali ke induk semangnya masing-masing. Orang-orang dalam kabinet itu mungkin sudah punya pikirin tentang 2019 yang berbeda-beda," kata Fahri.

Share:

Selasa, 17 Oktober 2017

Ibu Muda Bunuh Dua Anaknya dengan Dimasak dalam Oven


HondaQQ - Sungguh kejam apa yang dilakukan seorang ibu di Atlanta, negara bagian Georgia, Amerika Serikat ini.

Ia menghilangkan nyawa kedua anaknya yang masih balita dengan cara yang keji. Ibu muda ini memasukkan anak-anaknya tersebut ke dalam oven sebelum kemudian menyalakannya.

Lamora Williams (24) didakwa telah membunuh dua anaknya, Keyante Penn dan Ja’Karter Williams yang masih berusia dua dan satu tahun.

Penyidik mengatakan, pelaku yang merupakan ibu empat anak itu, memasukkan dua anaknya ke dalam oven kemudian menyalakannya.

Tak cukup sampai di situ, dia juga mengirimkan rekaman tindakan menyeramkan itu kepada ayah kedua anaknya.

Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung antara Kamis tengah malam hingga Jumat pekan lalu, seperti dilaporkan The Atlanta Journal Constitution. Agen BandarQ

Meski demikian, sebab kematian dua balita belum dipastikan karena masih menanti hasil autopsi atas jasad mereka.

Dikutip dari New York Post, pelaku menghubungi ayah dari anak-anaknya, Jameel Penn, pada Jumat malam untuk menunjukkan video tempat kejadian.

Penn pun langsung menghubungi pihak kepolisian.

"Saya tak bisa mengungkapkan kehilangan saya. Ja’karter, Keyante, dunia bagi saya, segalanya bagi saya. Saya sangat kehilangan," ujar sang ayah.

Williams ditahan atas pembunuhan dan dipenjara di penjara Fulton County.

Kepada polisi, dia membantah tuduhan itu dan mengaku menitipkan anak-anaknya pada pengasuh sebelum menemukan mereka sudah tidak bernyawa di rumah mereka.

Pihak keluarga sendiri mengatakan bahwa Wiliams memang mengalami didiagnosa mengalami gangguan kejiwaan.

Sedangkan dua anak lainnya, yakni putri yang berumur enam tahun tengah dititipkan pada keluarga, sementara satu anak lainnya belum jelas keberadaannya.

Agen Domino 99



Share:

Senin, 16 Oktober 2017

Korut Siap Menyerang AS Dengan Kekuatan Penuh


HondaQQ - Para menteri luar negeri Uni Eropa ( UE) mengadakan pertemuan dengan tujuan untuk menyetujui paket sanksi baru terhadap Korea Utara ( Korut) terkait dengan kengototan negara itu untuk melakukan uji coba nuklir dan rudal.

Dalam pertemuan di Luksemburg, Senin (16/10/2017), mereka antara lain direncanakan akan menyetujui pembatasan jumlah uang yang boleh dikirim pulang oleh pekerja Korut di luar negeri.

Landasannya, sebagian besar pendapatan warga Korut di luar negeri diperkirakan disalurkan untuk mendanai program nuklir negara itu.

Selain itu, sanksi baru diperkirakan akan mencakup penambahan nama-nama perusahaan dan individu yang masuk dalam daftar yang dicekal masuk ke negara-negara UE dan juga yang aset-asetnya dibekukan.

UE dilaporkan ingin menunjukkan diri bahwa organisasi itu memainkan peran penting bersama dengan Amerika Serikat ((AS) dalam mengisolasi Korut.

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri, Federica Mogherina, mengatakan jalan solusi diplomatik lebih dikedepankan sekarang, khususnya setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tidak akan mengesahkan kesepakatan nuklir internasional dengan Iran.

"Hari ini kita akan mengadopsi langkah-langkag baru yang tegas, sanksi-sanksi dengan sasaran jelas dan otonom, terhadap Korut, sebagai tambahan atas Resolusi Dewan Keamanan PBB," kata Mogherina menjelang pertemuan Senin (16/10/2017) pagi waktu Luksemburg.

"Dan saya akan bertemu dengan menteri luar negeri Korut, Korea Selatan (Korsel) pekan depan untuk membicarakan langkah politik dan diplomatik, selain sanksi-sanksi."

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengatakan Presiden Trump ingin menyelesaikan konfrontasi dengan Korut melalui jalur diplomasi.

Dikatakannya, kombinasi sanksi dan diplomasi telah mewujudkan persatuan internasional -yang sebelumnya tidak pernah ada- dalam menghadapi program nuklir Korut.

Namun bulan lalu, Trump mengatakan kepada Tillerson agar tidak membuang-buang waktu melakukan perundingan dengan rezim pimpinan Kim Jong Un.

Agen Domino 99


Share:

Minggu, 15 Oktober 2017

Bahasa Indonesia Di Perkirakan Bisa Menjadi Bahasa Dunia


HondaQQ - Menguasai seperdelapan bagian dari dunia ini, Rusia, sebuah negara adidaya di Eropa Timur mulai jatuh hati pada Indonesia.

Kecintaan masyarakat Rusia terhadap Indonesia ditandai dengan mulai meningkatnya hubungan antara dua negara dari masa ke masa.

Tak hanya hubungan diplomasi, namun hubungan antarwarga di sektor pariwisata hingga pendidikan mulai nyata terlihat.

Hingga kini, ada sekitar 50 mahasiswa di Universitas Saint Petersburg yang mulai menekuni bahasa Indonesia, seperti dilaporkan wartawan Hondaqq.com, Sabrina Asril, dari Saint Petersburg.

Jumlahnya memang tidak banyak. Namun, sebuah ruang sederhana dijadikan tempat khusus "Pusat Nusantara" bagi para Indonesianis di Rusia.

Mahasiswa dari berbagai jurusan belajar bahasa dan budaya Indonesia di sana di bawah bimbingan, Profesor Alexander Oglobin.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon untuk kedua kalinya bertemu dengan Oglobin dan mahasiswanya.
Pertemuan dilaksanakan di Pusat Nusantara Universitas Saint Petersburg, di sela-sela kegiatan delegasi DPR RI dalam Pertemuan Parlemen Sedunia (Inter-Parliamentary Union/IPU), Sabtu (14/10/2017).

"Mereka antusias sekali dan semuanya mempelajari bahasa Indonesia. Mereka tertarik Indonesia karena demokrasinya, mereka juga kaji Jawa Kuno, sastra Jawa, dan semua hal yang berbau Indonesia," kata pria lulusan Sastra Rusia Universitas Indonesia itu.

Fadli menyebut ada seorang mahasiswa yang meminta buku yang mengulas obat-obatan tradisional Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Fadli juga menyerahkan buku-buku yang ditulisnya termasuk wayang golek.

Namun, di tengah antusiasme Rusia terhadap Indonesia yang mulai terbangun, muncul sebuah kendala yakni minimnya dosen yang pakar soal Indonesia.

Saat ini, Profesor Oglobin sudah memasuki usia senja, lebih dari 70 tahun. Belum ada lagi dosen yang bisa menggantikannya.

Oleh karena itu, Fadli menuturkan mahasiswa Rusia sempat mengutarakan agar pemerintah Indonesia bisa mengirimkan dosen ke Saint Petersburg.

"Dengan adanya dosen dari Indonesia, akan ada kontinuitas dalam studi Indonesia, kebanyakan dosen di sana cukup berumur. Jadi mereka butuh dukungan Kemendikbud yang bisa mengajar di sini sehingga nanti akan lebih banyak mahasiswa Rusia yang belajar Indonesia," ucap Fadli.

Agen Domino 99


Share:
Copyright © Hondaqq.com Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya