Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya

Tampilkan postingan dengan label BERITA OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA OLAHRAGA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Desember 2017

Kekalahan bertubi-tubi Setya Novanto


- Agen Domino 99 - Setya Novanto kini harus melewati harinya di balik jeruji besi Rumah Tahanan KPK. Kehidupan pria yang juga biasa disapa Setnov ini begitu berbeda jika dibandingkan dengan saat sebelum terseret kasus korupsi e-KTP.

Setnov kini tak bisa lagi menumpangi mobil mewah dan mendiami rumah megah. Tak ada lagi jabatan mentereng baginya di DPR serta Partai Golkar.

Setnov yang dulu selalu tampil parlente dengan dasi di leher dan jas di badan kini harus mengenakan rompi oranye KPK. Rompi yang menandakan status tersangka korupsi.

Segala upaya telah dilakukan Setnov buat lepas dari jeratan KPK dalam kasus e-KTP. Namun semuanya sia-sia.

Di awal penetapannya menjadi tersangka e-KTP kali pertama, Setnov berhasil lolos setelah gugatan praperadilannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dikabulkan Hakim Tunggal Cepi Iskandar pada 29 September 2017, lalu. Status tersangka Setnov pun gugur kala itu. Setnov menang dan kembali menjadi orang 'bebas'.

Namun, KPK rupanya tak begitu saja menyerah. KPK kembali menetapkan Setnov menjadi tersangka dalam kasus yang sama pada Jumat 10 November 2017 lalu. Tak mau menyerah, Setnov lantas kembali melakukan perlawanan dengan mendaftarkan gugatan praperadilan kembali ke PN Jaksel, Rabu 15 November 2017.

Singkat cerita, sidang perdana praperadilan Setnov pun digelar pada Kamis 30 November 2017 dengan dipimpin oleh hakim tunggal Kusno yang tak lain adalah Wakil Ketua PN Jakarta Selatan. Sidang praperadilan lantas ditunda satu pekan hingga Kamis 7 November karena KPK tak bisa hadir.

Tak mau kalah, KPK pun merampungkan berkas perkara Setnov. Selasa 5 Desember 2017, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengumumkan berkas sudah P21 dan tersangka serta barang bukti sudah diserahkan ke JPU. Pelimpahan berkas dari KPK pun sudah diterima Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu 6 Desember 2017.

Pengadilan Tipikor lantas mengagendakan persidangan perdana perkara pokok Setnov pada Rabu 13 Desember. Hal ini sontak memberi kepastian kepada KPK bahwa praperadilan Setnov bakal gugur. Sebab, sidang putusan praperadilan diselenggarakan Kamis 14 Desember 2017.

Sidang perkara pokok kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Setnov pun digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu lalu. Sebelum sidang dibuka, hakim menanyakan kondisi kesehatan Setnov. Namun Setnov diam dan tak meresponsnya. Setnov tertunduk diam di kursi pesakitan.

Adu argumen pun terjadi antara Jaksa KPK dengan penasihat hukum soal kondisi kesehatan Setnov. Jaksa KPK menegaskan kondisi Setnov sehat karena sebelum sidang telah diperiksa oleh tiga dokter yang berasal dari KPK, RSCM dan IDI. Sementara penasihat hukum Setnov menyatakan kliennya dalam kondisi kurang sehat dan meminta diperiksa dokter dari RSPAD.

Sidang pun sempat diskors beberapa kali oleh hakim. Hakim juga memeritahkan agar Setnov diperiksa kesehatannya. 'Drama' berakhir setelah hakim memutuskan sidang dibuka dan jaksa KPK membacakan dakwaan. Hal itu dilakukan hakim setelah Setnov diperiksa kesehatannya dan dokter menyatakan Setnov sehat.

Dengan digelarnya sidang perdana tersebut tentu saja membawa efek terhadap praperadilan yang diajukan Setnov. Keesokan harinya, hakim tunggal Kusno menyatakan praperadilan yang diajukan Setya Novanto gugur. Sebab, perkara pokok kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto telah masuk dalam persidangan pokok.

Hakim Kusno menyatakan pertimbangan praperadilan Setnov gugur berdasarkan ketentuan dalam pasal 82 ayat (1) huruf d Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Pasal tersebut berbunyi dalam hal suatu perkara sudah mulai diperiksa oleh pengadilan negeri, sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan kepada praperadilan belum selesai, maka permintaan tersebut gugur.

Untuk menghindari perbedaan penafsiran dan implementasi, pasal tersebut kemudian disempurnakan dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 102/PUU-XIII/2015.

"Untuk menghindari perbedaan penafsiran dan implementasi, Mahkamah berpendapat demi kepastian hukum dan keadilan, perkara praperadilan dinyatakan gugur pada saat telah digelar sidang pertama terhadap perkara pokok atas nama terdakwa/pemohon praperadilan," kata Hakim Kusno membacakan putusan MK, dalam sidang praperadilan Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis kemarin.

Kehilangan jabatan Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar

Jumat 8 Desember 2017, Setya Novanto akhirnya mengundurkan diri dari posisi ketua DPR. Setnov mundur melalui surat yang ditujukan kepada Fraksi Golkar.

Dalam surat itu, Setnov juga merekomendasikan Fraksi Partai Golkar untuk menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai ketua DPR. Setnov pun kehilangan posisinya sebagai Ketua DPR.

Tak cuma Ketua DPR, Setnov juga kehilangan posisi sebagai ketua umum Golkar secara definitif setelah DPP Golkar menggelar rapat Pleno pada Rabu 13 Desember 2017, malam. Dalam rapat Pleno tersebut disepakati Airlangga Hartato menjadi ketua umum Partai Golkar dan akan dikukuhkan dalam Munaslub pada 19-20 Desember mendatang.


Baca Juga : Jokowi: Jajaran Birokrasi Tidak Boleh Lagi Bikin Susah Dunia Usaha

Salam
- Agen Domino 99 -


Share:

Jumat, 08 Desember 2017

'Kapten' Maqdir Rahasiakan Strategi Bela Novanto


- Honda QQ - Pengacara Novanto Maqdir Ismail enggan membeberkan strategi timnya dalam menangani pokok perkara yang menjerat kliennya, Setya Novanto usai ditinggal oleh dua koleganya Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi. Ia enggan menuturkan strateginya demi menjaga kerahasiaan strategi tersebut dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Ya tentu kita kan menyusun strategi itu kan mesti diskusikan dengan kliennya dulu kan, dengan Pak Novanto, tentu saja dengan melihat surat dakwaan dan juga bukti-bukti kan. Jadi kayaknya saya belum bisa ngomong lah, nanti kalau saya omongin strategi kami menangani perkara ini kan nanti ketahuan sama JPU," kata Maqdir kepada Wartawan, Jumat (8/12/2017).

Terkait mundurnya Otto dan Fredrich dari tim kuasa hukum Novanto, Maqdir pun menyayangkan keputusan tersebut. Ia menuturkan, mestinya ia bersama Otto dan Fredrich bisa bersama-sama menghadapi perkara Novanto.

"Mundurnya kolega kami ini sangat saya sayangkan, sebab mereka sudah ikut tangani perkara dari awal. Beban berat dalam perkara ini mestinya dihadapi rame-rame, sekarang hanya tim kami yang tinggal (bertahan)," ujarnya.

Meski tanpa koleganya, Maqdir menyebut dirinya bersama dengan timnya akan tetap memberikan pembelaan sesuai dengan fakta yang dimiliki oleh Novanto. "Kami berusaha untuk memberikan pembelaan yang terbaik sesuai kebenaran yang dimiliki oleh Pak SN," tuturnya.


Seperti diketahui, satu per satu pengacara tim Setya Novanto kini hengkang. Mereka adalah tim yang dikepalai Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi yang kini tak lagi menjadi kuasa hukum Ketua DPR itu.

Fredrich awalnya menjadi pengacara Novanto ketika mulai berurusan dengan KPK terkait kasus korupsi e-KTP. Hampir di setiap urusan berkaitan dengan Novanto, Fredrich selalu muncul.

Saat Novanto disinggung melalui meme, Fredrich pun tampak di kantor polisi dan berujung pada pelaporan akun-akun di media sosial. Bahkan ketika Novanto mengalami kecelakaan dan masuk rumah sakit, Fredrich selalu menjadi garda terdepan menjelaskan kondisi kliennya itu.

Fredrich sedikit bercerita terkait mundurnya Otto dan dirinya dari tim kuasa hukum Novanto. Ia menuturkan, ada tim kuasa hukum lain yang masuk sehingga mereka memutuskan untuk mundur.


Baca Juga : Fadli Zon Mengaku Belum Pernah Besuk Setya Novanto di Rutan KPK

 Salam 
- Agen Domino 99 - 

hondaqq.com


 
Share:

Selasa, 05 Desember 2017

Misil Hipersonik, Ini Senjata yang Bisa Memicu Perang Dunia III

Ilustrasi Hukum Alam
- Honda QQ - Dunia kini mengkhawatirkan aksi Korea Utara yang tengah mengembangkan senjata nuklir dan kerap uji coba yang menyerempet bahaya seperti melewati langit Jepang. Belum lagi ancaman-ancaman yang menimbulkan konflik retorik dengan Amerika Serikat. Banyak peneliti resah semua itu dapat memicu Perang Dunia III.

Keresahan kini bertambah melalui adanya senjata baru dengan teknologi sonik berkecepatan tinggi atau hipersonik misil. Melansir Daily Mail, pada Jumat (6/10/2017), senjata ini kini tengah dikembangkan oleh AS, Rusia dan China.


Hal itu diketahui dari sebuah laporan yang mengatakan tipe baru senjata ini mampu membahayakan baik itu negara besar maupun kecil dalam sebuah perang.

Laporan itu merekomendasikan bahwa AS, Rusia dan China harus setuju untuk tidak mengekspor misil hipersonik ke negara lain.



X-51A Waverider, prototipe misil hipersonik milik AS (US Air Force graphic/Independent)

- Agen Domino 99 - Laporan itu dikeluarkan oleh RAND Corporation yang menguak bahayanya senjata ini. Misil Hipersonik mampu bermanuver dan terbang 5.000 km/per jam.

Kecepatan itu adalah lima kali lebih cepat dari misil tradisional. Sehingga, senjata tersebut mampu melawan misil apa pun sehingga membuat negara yang diserang tak bisa memberi peringatan.

"Senjata semacam itu saat ini sedang dikembangkan oleh AS, Rusia dan China, yang bisa memicu negara-negara lain mengikutinya," menurut para periset dalam laporan itu.

Negara lain termasuk, Eropa, Jepang, Australia dan India juga memulai teknologi serupa. Dengan demikian, misil hipersonik ini mampu berkembang dengan cepat.

Para periset dalam laporan itu memprediksi mungkin kurang dari 10 tahun untuk mencegah senjata ini menyebar.

Mereka juga meminta komunitas internasional agar segera membangun semacam pengawas kontrol agar teknologi hipersonik misil itu tidak menyebar.

"Karena jika tidak ada aturan ketat, senjata ini mampu memicu perang yang jauh lebih mengerikan dari yang kita pernah bayangkan," kata Richard Speier, penulis utama laporan RAND Corporation.

Ini bukan kali pertama para peneliti khawatir senjata ini mampu memicu Perang Dunia III.

Pada Juli 2016, Mark Gubrud, ahli fisika dan profesor di Peace, War, and Defense di Universitas North Carolina menyarankan agar teknologi ini seharusnya dilarang.

"Penerbangan hipersonik terdengar seperti mengasyikan, tapi itu bukan untuk Anda," tulis Gubrud dalam Bulletin of the Atomic Scientists.

"Itu berarti senjata yang mungkin digunakan untuk pembuka perang nuklir. Mereka juga bisa membawa hulu ledak berisi nuklir dan terbang tanpa diketahui radar," tutupnya.


Misil Hipersonik Milik AS dan Australia

Pada Juli lalu, AS dan Australia telah melakukan uji coba misil hipersonik. Senjata itu bisa terbang lima kali lebih cepat dari kecepatan suara.

Fase terakhir dari program Hypersonic International Flight Research Experimentation (HiFIRE) termasuk uji coba yang berhasil dilakukan di Australia Selatan. Demikian seperti dikutip dari The Independent.

Prototipe senjata hipersonik yang diujicobakan dua negara ini memiliki kemampuan untuk mengubah arah penerbangan di mana pesawat pengintai akan sulit mendeteksi.

Memiliki senjata jenis ini membuat AS bisa menyerang musuh tanpa pemberitahuan, termasuk pemberitahuan singkat.

Proyek HiFIRE, yang awalnya melibatkan NASA, telah diluncurkan lebih dari delapan tahun yang lalu.


Baca Juga : Jelang Tahun Politik, Hati-Hati Berita Hoaks...

Salam
- Agen Domino 99 -


hondaqq.com


Share:

Minggu, 03 Desember 2017

Terungkap Misteri Yeti Si Manusia Salju yang Keji

- Honda QQ - Penampakan Yeti atau manusia salju yang keji, telah dilaporkan ada selama berabad-abad di Nepal dan Tibet. Makhluk misterius yang digambarkan seperti kera ini, dikatakan menghuni pegunungan tinggi di Asia.


- Agen Domino 99 - Jejak kaki juga pernah terlihat, sehingga cerita terus ada dan diturunkan dari generasi ke generasi. Bahkan beberapa film Hollywood kerap mengambil sosok Yeti, dimana digambarkan sebagai salah satu karakter yang menyeramkan.

Studi DNA telah dilakukan baru-baru ini. Di mana sampel diambil dari sosok yang diduga Yeti, dari salah satu koleksi musem. Dn hasilnya menunjukkan, bahwa makhluk legenda misterius asal Himalaya tersebut, memiliki asal-usul yang biasa-biasa saja.

Periset dari Universitas di Buffalo menganalisis sembilan spesimen 'Yeti' - termasuk sampel tulang, gigi, kulit, rambut dan feses - yang dikumpulkan di Himalaya dan Dataran Tinggi Tibet.

Temuan tersebut diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B. Dan menunjukkan bahwa satu beberapa sampel adalah seekor anjing.

Delapan lainnya berasal dari beruang hitam Asia, beruang cokelat Himalaya atau beruang cokelat Tibet.

Dr Charlotte Lindqvist, yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan: "Temuan kami sangat mengesankan bahwa dasar-dasar biologis legenda Yeti dapat ditemukan di beruang lokal. Dan penelitian kami menunjukkan, bahwa genetika harusnya dapat mengungkap misteri serupa lainnya."

Tim ini bukan yang pertama meneliti DNA 'Yeti', namun Dr Lindqvist mengatakan bahwa proyek sebelumnya menjalankan analisis genetika yang lebih sederhana, yang membuat pertanyaan penting tidak terselesaikan.

Dr Linqvist mengatakan: "Penelitian ini merupakan analisis yang paling ketat sampai saat ini, dari sampel yang diduga berasal dari makhluk mirip anomali atau "makhluk hominid"."

Timnya menyelidiki sampel seperti secarik kulit dari tangan atau kaki 'Yeti' - bagian dari relik monastik - dan fragmen tulang femur dari 'Yeti' yang membusuk, yang ditemukan di sebuah gua di Dataran Tinggi Tibet.

Sampel kulitnya ternyata berasal dari beruang hitam Asia, dan tulangnya berasal dari beruang cokelat Tibet.

Sampel 'Yeti' yang diperiksa oleh Dr Lindqvist diberikan oleh perusahaan produksi Inggris Icon Films. Serta menelusuri asal-usul legenda Yeti, karya Dr Lindqvist juga mengungkap informasi tentang sejarah evolusioner beruang Asia.

"Beruang di wilayah ini rentan atau terancam punah dari perspektif konservasi, namun tidak banyak yang diketahui tentang sejarah masa lalu mereka," tambahnya.

Beruang coklat Himalaya, misalnya, sangat terancam punah. Mengklarifikasi struktur populasi dan keragaman genetik, dapat membantu dalam memperkirakan populasi mereka saat ini.

Ilmu pengetahuan bisa menjadi alat yang berguna, dalam mengeksplorasi akar mitos tentang makhluk besar dan misterius.

SEJARAH YETI

Laporan pertama Yetis muncul sebelum abad ke-19 dari umat Buddha, yang percaya bahwa makhluk tersebut menghuni Himalaya.
Mereka menggambarkan binatang misterius itu memiliki kesamaan dengan seekor kera, dan membawa batu besar sebagai senjata saat membuat suara bersiul.

Pendaki gunung Inggris Don Whillans mengaku telah menyaksikan makhluk misterius ini, saat menskalakan Annapurna pada tahun 1970. Dia mengatakan bahwa saat mencari tempat perkemahan, dia mendengar beberapa teriakan aneh yang panduannya dikaitkan dengan panggilan Yeti.

PENAMPAKAN DAN KLAIM TENTANG KEBERADAAN YETI

1832: Sebuah buku tentang pengalaman trekker BH Hodgon di Nepal mengingat penampakan makhluk bertubuh tinggi dan bipedal yang diliputi rambut panjang berwarna gelap. Hodgson menyimpulkan bahwa itu adalah orangutan.

1899: Laurence Waddell melaporkan pembimbingnya melihat makhluk mirip kera dan melihat jejak kaki. Dia menduga mereka melihat beruang.

1925: NA Tombazi, seorang fotografer, menulis bahwa ia melihat seekor makhluk di Himalaya yang berjalan tegak seperti manusia, berwarna gelap, dan tidak memakai pakaian.

1951: Eric Shipton menangkap gambar dari apa yang beberapa orang percaya adalah jejak Yeti.

1948: Peter Byrne mengaku telah menemukan jejak Yeti di India.

1953: Sir Edmund Hillary melaporkan melihat jejak kaki yang besar saat menaiki Gunung Everest. Dia mengabaikan laporan Yeti sebagai tidak dapat digambarkan.

1954: Pemimpin Mountaineering John Jackson memotret lukisan simbolis Yeti bersama dengan banyak set jejak kaki di Nepal, beberapa di antaranya tidak dapat diidentifikasi.

1959: Timbul Yeti diambil dan dianalisis. Mereka ditemukan mengandung parasit yang tidak dapat diidentifikasi.

1959: Aktor James Stewart, saat berkunjung ke India, dilaporkan menyelundupkan Yeti tetap ke London.

1960: Sir Edmund melakukan ekspedisi untuk mengumpulkan dan menganalisis bukti fisik Yeti. Dia tidak menemukan hal yang meyakinkan.

1970: Pendaki gunung Inggris Don Whillans mengaku telah menyaksikan makhluk itu saat berada di Annapurna.

1983: Daniel Taylor dan Robert Fleming Jr memimpin ekspedisi Yeti ke Lembah Barun Nepal tempat jejak kaki ditemukan.

1996: Sebuah film tipuan Yeti berjudul The Snow Walker Film disiarkan.

2007: Program TV AS Destination Truth melaporkan menemukan jejak kaki Yeti di wilayah Everest.

2008: BBC melaporkan bahwa rambut yang dikumpulkan di India Utara-Timur diuji, namun hasil tentang makhluk apa yang berasal tidak meyakinkan.

2008: Petualang Jepang memotret jejak kaki yang diperkirakan berasal dari Yeti.

2011: Pada sebuah konferensi di Rusia, ilmuwan dan penggemar mengklaim memiliki 95 persen bukti keberadaan Yeti. Itu kemudian diklaim sebagai aksi publisitas.

2011: Seorang pemburu mengklaim telah melihat makhluk beruang seperti mencoba membunuh salah satu dombanya di Rusia.

2013: Pendaki Inggris Mike Rees menangkap gambar jejak kaki di Himalaya yang diperkirakan menawarkan bukti lebih lanjut tentang keberadaan Yeti.

2014: Video dari 'sosok berbulu' ditangkap di sebuah hutan di Rusia.


Salam 



Share:

Senin, 23 Oktober 2017

Dampak Perang Suriah, Bayi Gizi Buruk Ini Mati Mengenaskan


HondaQQ - PERANG itu kejam, menghancurkan, membunuh, menghilangkan nyawa, dan merusak semua sendi kehidupan, dengan korban terbanyak adalah warga sipil, terutama lagi anak-anak dan perempuan.

Begitulah kenyataan yang dialami Suriah. Kekurangan pangan terus mendera warga sipil yang terkepung perang di dalam negeri mereka.

Persoalan ini menjadi sorotan luas setelah gambar seorang bayi penderita gizi buruk akirnya mati mengenaskan akibat kelaparan di pinggiran kota Damaskus, ibu kota Suriah, yang dikuasai oposisi.

Foto bayi malang itu dirilis pada Senin (23/10/2017) oleh kantor berita Perancis, AFP, dan dibuat ketika bayi bernama Sahar Dofdaa itu masih hidup dengan berat badan hanya dua kilogram.

Mata bayi itu tampak sangat cekung dan riakan tulang rusuknya menonjol hanya tinggal kulit, sebagaimana dilaporkan The Guardian.

Saat dipotret, bayi itu sedang dalam perawatan pemulihan oleh seorang dokter di kota Hamouria, di timur Ghouta. Namun, Dofdaa akhirnya meninggal pada Minggu (22/10/2017).

"Pasokannya sangat rendah, dan jika terus berlanjut banyak anak akan mati," kata seorang petugas bantuan, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Puluhan ribu warga sipil di Ghouta hidup di bawah blokade yang dipaksakan oleh pasukan yang setia kepada Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Sekitar 3,5 juta orang di Suriah tinggal di daerah yang terkepung atau sulit dijangkau, dan sebagian besar berada di tempat yang dikelilingi oleh pasukan pro-rezim Assad.

Setelah kematian Sahar Dofdaa, para pegiat kemanusiaan memperingatkan tentang malapetaka besar di negara yang dilanda perang itu.

Petugas kemanusiaan juga menegaskan, kematian akibat kelaparan di negara yang dilanda perang itu masih membayangi karena banyak anak penderita gizi buruk sebagai dampak krisis pangan.

Agen Domino 99


Share:

Jumat, 06 Oktober 2017

Ahmad Dhani: Saya Sudah Biasa Jadi Tersangka


Musikus Ahmad Dhani mengaku tak masalah jika pihak kepolisian meningkatkan kasus penyebaran ujaran kebencian yang dilaporkan Jack Lapian terhadap dirinya ke tahap penyidikan.

Suami Mulan Jameela ini mengaku sudah biasa dijadikan tersangka.

"Ya kan saya udah biasa jadi tersangka," ujar Dhani di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/10/2017).

Dhani menambahkan, jika ditetapkan menjadi tersangka, ia tidak akan mengajukan praperadilan.

Dia juga mengaku pernah diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dalam kasus tersebut. Namun, pemeriksaan tersebut dilakukan selagi kasus itu masih tahap penyelidikan.

Saat kasus tersebut naik ke tahap penyidikan, Dhani mengaku belum diberikan surat panggilan pemeriksaan lagi oleh pihak kepolisian.

"Belum ada, tapi saya udah biasa. Pokoknya saya sudah biasa jadi tersangka. Kan sudah 12 kali jadi tersangka," kata Dhani.

Pada 6 Maret 2017 Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Keesokan harinya Ahmad Dhani meminta maaf.

Akibat hal tersebut, Dhani dilaporkan pendukung Ahok, Jack Lapian sekaligus pendiri BTP Network ke polisi pada Kamis (9/3/2017).

Dalam laporannya, Ahmad Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi  Elektronic (UU ITE)

Sakong Online









Share:

Rabu, 04 Oktober 2017

DEIO COSTA DI JAMIN TIDAK ADA DI POSISI INTI

BERITA OLAHRAGA - Penyerang Diego Costa tidak mendapat garansi akan menjadi pemain di Atletico Madrid. Pelatih Diego Simeone pun meminta Costa untuk bisa menunjukkan kemampuan terbaik dan bersaing dengan pemain lain.


Ateltico sebenarnya tidak bisa membeli pemain baru di bursa transfer musim panas lalu. Namun, Los Rojiblancos sejauh ini sukses mendatangkan dua pemain baru. Sebelum Costa, mereka sudah mendatangkan Vitolo dari Sevilla.

Keduanya akan bergabung dengan Atletico pada bulan Januari. Tapi, Simeone memastikan tidak ada jaminan posisi inti untuk keduanya.

"Saya yakin Costa dan Vitolo akan kesulitan untuk bisa masuk dalam tim inti kami. Terutama saat saya melihat pemain yang sudah saya miliki saat ini, setiap pemain harus berjuang untuk mendapatkan posisinya," ucap Simeone.

Mau tau 10 cara untuk meningkatkan vitalitas pria saat berada di ranjang ? langsung saja klick di sini
>>> Agen Bandarq <<<

Meski begitu, pelatih berjuluk El Cholo sebenarnya cukup antusias dengan transfer Costa ke Atletico. Ia yakin pemain berusia 28 tahun bisa memberikan kualitas yang berbeda di lini depan klub yang kini diasuhnya.



Share:
Copyright © Hondaqq.com Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya