Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya

Tampilkan postingan dengan label BERITA TERKINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA TERKINI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Oktober 2017

Fahri Hamzah: Janji Kampanye Jokowi Menghilang di Telan Bumi



BERITA UPDATE - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah angkat bicara soal masa kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang sudah memimpin tiga tahun.

Ada dua catatan yang menjadi sorotan Fahri yang menilai di masa kepemimpinan Pak Jokowi saat ini sama sekali tidak sesuai dengan apa yang di janjikan pada saat kampanye yang menggebu-gebu saat 3 tahun yang lalu

Pertama yakni soliditas menteri kabinet kerja yang belum kompak dan tidak ada perubahan siknifikan yang membuktikan pada saat janji kampanye berlangsung Pak jokowi akan mengubah sistem kabinet di pemerintahan agar tertata dan lebih kompak , nyatanya ? . Kedua, upaya menepati janji kampanye Jokowi yang mulai memudar dari segala aspek, tidak perluk di beri tahu, pasti anda semua bisa melihat sendiri bukti apa yang sudah di berikan oleh Pak Jokowi selama ini.

"Kalau saya mengevaluasi pemerintahan ini yang belum mantap itu soliditas kabinet indonesia yang sama sekali tidak ada tanggung jawab dalam segala sesuatu yang telah di ucapkan oleh pak Jokowi akan membentuk sistem pemerintahan yang bertanggung jawab. Yang kedua janji kampanyenya memudar, Mana janjinya, kok hilang di telan bumi ?," kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Fahri menilai soliditas para menteri masih lemah. Hal itu katanya, lantaran Jokowi gagal menjadi pemimpin yang tegad dan membuat mereka para mentri dan semua jajaran susanan kabinet yang di buat oleh oleh Pak Jokowi gagal total.

"Dugaan saya Pak Jokowi gagal sebagai solidarity maker. Pak Jokowi kurang nge-grip orang-orangnya. Dan tidak ada yang membantu Jokowi nge-grip kabinet. Kalau kita lihat pertengkaran-pertengkaran ini kan nyata, tidak perlu saya kasih tahu satu persatu, anda semua para wartawan pasti sudah tau tentang itu semua" kata Fahri.

Tak cuma itu, Fahri menduga janji kampanye hilang di telan bumi karena tidak diinternalisasi dengan baik di jajaran menteri Kabinet Kerja.
Hal ini berpengaruh terhadap semangat kerja dan kekompakan para menteri pembantu Jokowi yang gagal total.

Ini dia cara mendapatkan uang tanpa harus keluar rumah !! Langsung saja di klik di sini
 >>> Agen Bandarq <<<

Pasalnya, pembangunan infrastruktur era Jokowi banyak dibebankan kepada rakyat menengah kebawah dengan mencabut subsidi dan menaikkan harga bahan kebutuhan pokok.

"Sebab kalau kita mau melakukan kritik teknis kan pembangunan di masa Pak Jokowi kan biayanya dibebankan kepada rakyat. Karena banyak bangun infrastruktur maka subsidi banyak dicabut, harga-harga dinaikin, bagaimana rakyat mau sejaterah kalau Presidennya seperti ini ?" kata Fahri.

Dia menilai, hal ini bisa menjadi masalah besar jika tidak bisa diselesaikan dalam 2 tahun ke depan.
Masalah akan bertambah apabila para menteri memiliki agenda politik masing-masing jelang Pemilu 2019.

"Sisa dua tahun ini saya kira, kalau ini masalah besar ini tidak dibangun solidaritas ya apalagi ini tahun politik. Partai-partai akan kembali ke induk semangnya masing-masing. Orang-orang dalam kabinet itu mungkin sudah punya pikirin tentang 2019 yang berbeda-beda," kata Fahri.

Share:

Sabtu, 14 Oktober 2017

Gerindra: Jokowi Presiden LEMAH !


BERITA UPDATE - Lima hari lagi, pada 20 Oktober 2017, pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan berusia tiga tahun. Ada yang menilai kinerja Jokowi sudah baik, namun juga ada kritikan selama tiga tahun pencapaiannya. Salah satu kritikan-nya adalah dari Parpol GERINDRA yang mengatakan bahwa selama Jokowi menjadi Presiden Indonesia , Jokowi sangat Lemah mengatasi segala persoalan dan masalah di Indonesia.

"Kebijakan kerja harus substansial dong , Jangan Pencitraan terus yang di tunjukan untuk mengharumkan nama sendiri , buat tegakan hukum aja masih lemah dan tidak adil, mau jadi apa indonesia kalau masih terus seperti ini ?" kata Ketua DPP Gerindra Sodik Mujahid kepada salah satu Media massa , Minggu, 15 Oktober 2017.

Menurutnya, Jokowi harus bisa membuktikan dalam hal penegakan hukum yang tegas dan adil bagi seluruh rakyat indonesia sesuai dengan pancasla yaitu sila ke 5 yaitu " Kemanusiaan yang adil dan beradab " . Ia melihat selama 3 tahun berajalan , aparat penegak hukum masih masih belum berlaku adil dan hanya berpihak pada pihak oposisi.

"Supremasi dan keadilan hukum harus ditegakkan secara nyata kepada lawan (oposisi), kawan koalisi, kepada semua agama, dan semua suku," ujar Sodik.

Baca juga : Cara Meningkatkan Stamina Sebelum Berhubungan Badan Dengan Pasangan Anda langsung saja di klik di sini >>>> Agen Bandarq <<<<

Kemudian, ada beberapa kebijakan yang menurutnya tidak mendesak namun dipaksakan. Salah satu yang disoroti terkait keluarnya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) tentang Organisasi Masyarakat.

" Salah satunya bagaimana Perppu Ormas yang keluar. Jangan sampai menjadi pemerintahan yang represif,"Tuturnya

Sodik juga menekankan, dalam kehidupan politik harus di bagun dengan pemerataan ekonomi , kalaus emuanya di korupsi tanpa ada penegakan yang adil seperti kasus Setya Novanto yang sudah ketawan jelas Korupsi namun di bebaskan, itu namannya bukan adil tapi menyengsarakan rakyat !"

"Jumlah rakyat miskin harus di kurangi dengan pemerataan ekonomi agar daya jual dan beli kembali normal seperti dulu lagi"tuturnya.


Share:

Kamis, 12 Oktober 2017

PDIP TIDAK DAPAT JATAH KURSI PARLEMEN ! PDIP : KAMI BISA MENGGUNAKAN CARA KEJAM !!


BERITA UPDATE - PDI Perjuangan membenarkan bahwa Ketua DPR RI, Setya Novanto, dan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Zulhas), pernah berjanji kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk merevisi UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).

Revisi yang mereka janjikan bertujuan untuk memberi jatah kursi pimpinan parlemen kepada PDIP sebagai partai politik pemenang Pemilu Legislatif 2014.

Hal itu diungkapkan politikus PDIP, Eva Kusuma Sundari, saat mengisi diskusi bertema "Nasib Penambahan Kursi Pimpinan DPR dan MPR dalam Revisi UU MD3" yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/10). Selain Eva, hadir pula pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, sebagai narasumber.

Eva membongkar pertemuan terpisah antara Novanto dengan Megawati dan pertemuan Zulhas dengan Megawati. Baik Novanto maupun Zulhas mengakui bahwa PDIP berhak atas jatah kursi pimpinan parlemen. Kenyataannya sampai sekarang janji merevisi UU MD3 itu belum dipenuhi.

"Janjinya mana? Semua pimpinan fraksi juga mengakui bahwa (kursi pimpinan) itu hak PDI Perjuangan. Itu konsensus tak tertulis. Tapi kenyataannya tidak ada," ungkap Eva Sundari.

Ini Dia 8 Cara Alami Menghilangkan Ejakulasi Dini , Langsung saja di klick disini
 >>>> Agen Bandarq <<<<<

Menurut dia, realisasi janji itu penting demi menghormati hak mayoritas rakyat yang ingin PDIP memimpin parlemen. Keinginan rakyat itu sudah tercermin dari kemenangan PDIP pada 2014.

"Kita tak ingin hak rakyat yang memilih PDI Perjuangan menjadi speaker DPR dibajak. Dengan merevisi UU MD3, maka kita menganulir dan mengoreksi anomali yang ada," jelas Eva.

Eva mengatakan, pihaknya bisa saja mendorong hal ekstrem untuk memenuhi keinginan politiknya. Misalnya, dengan meminta Presiden Joko Widodo membekukan parlemen dan menyusun ulang. Tetapi, ia tegaskan bahwa partainya memegang politik yang beradab sehingga tak akan menggunakan tangan besi kekuasaan demi kursi politik.

"Kalau mau koreksi anomali-anomali itu, ya sekarang. Mau meninggalkan legacy baik apa tidak? Ini kesempatan terakhir mengoreksi agar segala sesuatunya menjadi baik," tekan Eva.



Share:

Selasa, 10 Oktober 2017

Ayo Pegang Janji-janji Anies-Sandi, Ada 4 Janji Kampanye yang 'Imposibel' Loh !!


BERITA UPDATE - Gubernur DKI Jakarta (terpilih) Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta (terpilih) Sandiaga Uno memiliki banyak janji terhadap warga Jakarta

Janji-janji itu disampaikan dalam berbagai kesempatan saat kampanye Pilkada DKI 2017.

Janji Anies-Sandi itu disampaikan baik pada kampanye putaran pertama maupun yang muncul kemudian pada putaran kedua.

Keduanya kini segera menjabat secara resmi sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI.

Karena itu, mereka pun harus segera merealisasikan janji-janji tersebut atau bakal ditagih oleh warga Jakarta, baik yang memilih pasangan ini maupun tidak memilihnya.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Rezza Haryadi mengingatkan Anies-Sandi untuk menepati janji-janjinya.

Terutama, janji yang menyangkut kepentingan warga Jakarta dan banyak berpengaruh terhadap elektabilitasnya.

"Harus ditepati dong. Kalau tak ditepati ya harus bisa menjelaskan secara detail ke publik apa alasannya," kata Rezza kepada Wartakotalive.com, kemarin.

Anies-Sandi setidaknya mengungkapkan 11 janji yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan khalayak warga Jakarta.

Janji-janji itu ada yang sifatnya sangat umum atau sulit diukur, terukur, dan sulit dilaksanakan karena berbagai hal.

Dalam pandangan Wartakotalive.com, sejumlah janji akan sulit dilaksanakan karena akan menghadapi berbagai tantangan.

Tantangan pertama adalah Anies-Sandi akan berhadapan dengan pemerintah pusat.

Tantangan kedua, Anies-Sandi akan kesulitan mencari sumber pendanaan.

Tantangan ketiga, Anies-Sandi akan terbentur pada regulasi yang sudah ada maupun birokrasi yang berbelit-belit.

Inilah Janji Anies-Sandi yang Sulit Dilaksanakan

1. Menghentikan Reklamasi Pantura

Salah satu janji yang cukup menyedot perhatian warga Jakarta adalah menghentikan megaproyek reklamasi Teluk Jakarta.

Proyek reklamasi telah berjalan, tidak hanya pada era pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tetapi juga pada era gubernur pendahulunya.

Anies-Sandi akan kesulitan menghentikan secara menyeluruh kegiatan menguruk laut itu karena akan berhadapan dengan pemerintah pusat.

Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan secara terang-terangan meminta agar Anies-Sandi meninjau kembali rencana menghentikan reklamasi karena proyek itu dibutuhkan masyarakat.

Di samping itu, kebijakan itu pun akan berhadapan dengan para pemodal raksasa yang selama ini menguasai perekonomian Indonesia.



2. Rumah dengan DP Nol Persen

Banyak pihak menyebutkan, salah satu janji yang sangat ampuh dan mampu menyedot perhatian publik Jakarta adalah pembangunan rumah dengan uang muka (DP) nol persen.

Janji ini mampu meningkatkan elektabilitas Anies-Sandi terutama di kalangan masyarakat kelas menengah bawah, terutama di kalangan buruh.

Bukan rahasia lagi bahwa masih sangat banyak warga Jakarta yang belum memiliki tempat tinggal layak huni.

Tetapi persoalannya, membangun rumah dan kemudian menjualnya dengan DP nol persen di Jakarta sangat tidak logis.

Harga tanah di Jakarta sudah belasan juta rupiah. Biaya bangunan per meter persegi pun sudah di atas Rp 2 juta. Karena itu, Anies akan kesulitan mencari pemodal untuk membiayai program ini.

Pasangan Anies-Sandi pun sampai saat ini belum pernah menunjukkan secara lengkap model atau skema pembayaran rumah DP nol persen ini.


3. Membangun 200.000 Pengusaha (Wira Usaha) Baru.

Janji menciptakan para pengusaha baru di Jakarta banyak disampaikan oleh Sandiaga Uno yang memiliki latar belakang seorang pengusaha.

Dia secara gencar menyampaikan konsepnya itu lewat program Oke Oce.

Di Jakarta ada 44 kecamatan dan di setiap kecamatan akan dibangun setidaknya satu tempat mendidik calon pengusaha-pengusaha baru.

Cuma masalahnya, menjadikan seseorang sebagai pengusaha bukan semata-mata masalah permodalan saja.

Menjadi pengusaha juga bukan sekadar memberikan akses distribusi atau membangun menciptakan pasar.

Yang lebih penting dari itu semua adalah mengubah mindset. Cara pikir manusia yang dijadikan pengusaha itu harus berubah menjadi cara pikir seorang pengusaha.

Mindset buruh atau pekerja jika tidak diubah menjadi mindset seorang wirausaha tidak akan mampu mengubah tantangan menjadi peluang.

Baca Juga : 3 Cara Agar Ejakulasi Dini Teratasi Dan Pasangan Anda Puas Dengan Anda !, Langsung saja di klick disini 
>>>> Agen Bandarq <<<<

Mengubah tantangan menjadi peluang itu adalah syarat wajib agar sukses menjadi pengusaha.

Karena itu, mencetak 200.000 pengusaha dalam waktu 5 tahun bukanlah pekerjaan mudah bagi Bang Sandi dan timnya.

4. Integrasi Semua Moda Transportasi di Jakarta

Ini program yang menarik dan sangat menyedot perhatian tidak hanya warga Jakarta tetapi mereka yang beraktivitas di Ibu Kota.

Kenapa? Ya karena salah satu problem kronis di Jakarta adalah masalah kemacetan.

Untuk bisa mengurai kemacetan, salah satu solusi yang jitu adalah memindahkan penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Tetapi, menjadikan semua moda transportasi di Jakarta terkoneksi menjadi satu juga bukanlah pekerjaan mudah.

Kita tahu, angkutan umum di Jakarta selama ini dikelola secara serampangan, tidak profesional, bahkan cenderung menggunakan pendekatan premanisme.

Pemilik angkutan umum tidak semuanya berbentuk badan usaha. Bahkan sebagian besar adalah milik perorangan.

Dan di sejumlah kawasan di Jakarta, angkutan umum justru dikuasai oleh angkutan 'preman' atau omprengan, kendaraan plat hitam.

Karena itu, menjadikan itu semua dalam satu jaringan yang terkoneksi, bahkan hanya menggunakan satu kartu untuk dipakai di semua angkutan, rasanya sebuah kemustahilan bisa teralisasi dalam waktu 5 tahun ini.

Itulah beberapa janji Anies-Sandi yang akan sulit dilaksanakan dan bisa jadi hanya sekadar PHP (pemberi harapan palsu).




Janji-janji lainnya adalah:

1. Memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus, sehingga bisa digunakan pula oleh orang berusia 6-21 tahun yang tak sekolah, tapi memiliki keinginan mengikuti pelatihan keterampilan dan kursus.

2. Memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus, dengan menambahkan fasilitas khusus untuk para guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah, dan pemuka agama.

3. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan dengan mengintegrasikan dunia usaha ke dalamnya, sehingga menghasilkan lulusan yang langsung terserap ke dunia kerja dan berwirausaha.

4. Memberi Kredit Usaha Perempuan Mandiri untuk memberdayakan perempuan di Jakarta.

5. Mengatasi kesenjangan ibu kota dengan menjadikan Kepulauan Seribu sebagai Kepulauan Pembangunan Mandiri dengan menyediakan infrastruktur, lapangan kerja, fasilitas pendidikan dan kesehatan bagi segenap warganya, serta menjadikannya sebagai pusat inovasi konservasi ekologi.

6. Memperbaiki kesejahteraan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).


7. Meningkatkan bantuan sosial untuk rumah ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, lembaga sosial, Sekolah Minggu, dan Majelis Taklim berbasis asas proporsionalitas dan keadilan. (Suprapto)



Share:

Jumat, 06 Oktober 2017

TERNYATA INI ALASAN JOKOWI TIDAK MAU MENEMUI MASSA 411 !! KARENA

BERITA UPDATE - Usai memimpin salat magrib di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, 4 November 2016, Presiden Joko Widodo meminta kembali ke Istana. Hari itu Presiden meninjau pembangunan jalur kereta bandara, sementara di kawasan Monas ribuan massa berunjuk rasa selepas Jumatan.

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Dan Paspampres) Mayjen TNI (Marinir) Bambang Suswantoro menolak permintaan Jokowi. Hal itu sesuai saran Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Sekretaris Negara M. Pratikno. 


Buku setebal 179 halaman itu sepertinya sengaja dirilis dalam rangka HUT TNI ke-72 di sebuah kafe di Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2010) malam. Bambang menjadi Danpaspampres menggantikan Mayjen TNI Andhika Perkasa, Mei 2016. Sebelumnya Bambang menjadi Wakil Danpaspamres dan pernah bertugas di Paspampres sebagai Danden Matan dan Danden Pamsus Grup A Paspampres. Sejak 16 Maret 2017, lulusan Akademi Angkatan Laut 1987 itu menjabat Dan Korps Marinir.

Begitu tiba di istana, Jokowi langsung menanyakan perkembangan situasi di Jakarta. Bambang pun menjelaskan situasinya masih belum kondusif bagi Presiden untuk bisa masuk ke Istana Merdeka. "O..begitu," timbal Jokowi, lalu balik kanan kembali masuk ke kamar.

Tak berapa lama Presiden kembali ke luar dan menanyakan situasi terakhir. Bambang pun kembali menegaskan hal serupa. "Pak, Mensesneg menyampaikan agar Bapak tetap di Istana Bogor saja."



"Oke," jawab Presiden. Lalu kembali masuk. Tapi selang beberapa menit kemudian, Jokowi kembali keluar tanpa bertanya lagi tapi langsung perintah agar Bambang mengawal kembali ke Jakarta. Perwira tinggi marinir itu tak kuasa membantah selain menyatakan, "Siap, Pak!"

Dengan alasan taktis, kendaraan yang digunakan cuma dua: Satu jip Mercy yang biasa ditumpangi Danpaspampres, dan satu mobil vooriderj. Presiden tak keberatan menumpang mobil pengawalnya dan duduk berdampingan.

Sebelum berangkat, Bambang memberikan opsi kepada Presiden mengingat massa ternyata masih bertahan. Jika tetap ke Istana Merdeka, diperkirakan massa akan memaksa masuk dan terjadi bentrok dengan aparat. "Kalau terjadi pertumpahan darah, provokator lah yang akan bertepuk tangan," ujar Bambang.

Akhirnya Presiden Jokowi setuju tujuan dialihkan ke Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Dia meminta para menteri terkait merapat ke Halim untuk mengikuti rapat.

Setelah sekian lama para ilmuan jerman menemukan ini dia 3 ramuan alami yang ampuh untuk meningkatkan vitalitas pria tanpa harus menggunakan obat-obatan dan di jamin Pasangan anda akan puas dengan anda  !! Langusng saja di klick di sini
>>> Agen Bandarq <<<

Ketika melintas kawasan Taman Mini sekitar pukul 21.00, masuk laporan bahwa massa sudah bergeser ke Patung Kuda dan Istana sudah siap dimasuki Presiden. Tiba di Istana, Presiden langsung menggelar rapat dengan para menteri terkait lalu menyampaikan hasilnya kepada pers.

Ketidakhadiran Jokowi di Istana saat massa berunjuk rasa sempat menjadi polemik. Ada yang menyebut Presiden pengecut karena tak berani menemui pengunjuk rasa. Sejumlah ulama yang menemuinya sepekan kemudian pun menyinggung hal itu.

Kepada tetamunya, Presiden Jokowi kala itu menjelaskan bahwa dirinya sebetulnya malah ingin dekat dengan rakyatnya, termasuk Jumatan di Istiqlal. Tapi aturan protokoler, keamanan sesuai masukan dari Kapolri, Panglima TNI, BIN dan menteri terkait untuk tidak ke sana. "Demi keamanan dari Presiden sendiri."


Share:

Rabu, 04 Oktober 2017

SEEETTTT ! Fahri Hamzah "KUPAS HABIS" KPK DI ILC !!


BERITA UPDATE -  Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah secara telak Kupas Habis Ketua KPK  Agus Raharjo saat tampil di ILC  tadi malam, Selasa (3/10/2017).

KPK itu lebih parah dari PKI, dia mengadu domba bangsa ini dengan segala cara, dia merusak bangsa ini dengan segala kekuasaan yang di beri, dia mengembangkan proxy-proxy dan saling curiga antar lembaga yang berwenang , sehingga orang baik dan orang salah itu jadi tidak jelas di mata orang awam.”

“KPK bekerja dengan politik. Makanya kalau Pak Jokowi mau mendengar saya  dan kalau mau menyelesaikan keributan, tugas paling berat adalah mengakhiri transisi, penataan kelembagaan negara. Saya mengusulkan KPK dibubarkan, gak diperlukan lagi.”

Untuk apa lembaga KPK ada di Indonesia kalau hanya untuk mengadu domba antara proxy dan yang lain nya ? , untungnya apa ? mau kejadian sama kaya dulu lagi !? Untuk perkara seperti ini memang harus benar-benar di usut siapa dalang di balik semua ini , jangan sampai kejadian G30SPKI terulang kembali , Tolong untuk Pak Jokowi selaku Presiden RI mohon untuk lebih mendengarkan suara hati rakyat dan jangan terus saja mementingkan tentang penataaan lembaga negara yang tak kunjung selesai-selesai. Pungkas Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR RI di ILC se-malam (03/07/2017)

Ini dia 8 cara agar pasangan anda puas saat di ranjang bersama anda, langsung saja di klick 
>>> Agen Domino99 <<<


Share:

Senin, 02 Oktober 2017

MEGAWATI TUDUH KALAU KETUA KPK AGUS RAHARJO MIRIP PKI , ADA APA ?


BERITA UPDATEMegawati Soekarno Putri sekalu ketua dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Menuding Agus Raharjo Selaku Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Mirip dengan PKI  karena merasa paling benar tetapi kalah pra-peradilan melawan koruptor "Sampah" seperti Setya Novanto.

"Iya , saya tidak terima bahwa Jokowi di katakan tidak tegas dalam membuat keputusan , yang seharusnya yang patut di curigai adalah ketua KPK , kenapa tidak di usut sampai tuntas ? apa ada main di belakang ? , Justru saya lihat bahwa Ketua KPK kerja nya makin lama sama seperti organisasi PKI , yang semakin hari semakin memburuk. Pungkas Megawati Setelah di temui Selasa (03/10/2017)

Khusus pria !! ini dia 3 titik rangsangan agar hubungan anda semakin romantis , klick saja langsung >>> Agen bandarq <<<

Banyak juga yang menyebutkan bahwa KPK sebagai lembaga yang seharusnya membrantas Korupsi malah semakin memburuk, pasal nya Masinton menyebutkan putusan prapradilan yang memenangkan ketua DPR Setya Novanto menjadi salah satu bukti buruknya kinerja KPK belakangan ini.

“(Soal Novanto) kan yang salah KPK dong, hakim sudah memutuskan begitu,” ujarnya.

Dari segala pihak dan aspek yang telah di rangkum bahwa putusan pengadilan tersebut juga menguatkan pernyataan Pansus soal temuan KPK yang bekerja sudah menyalahi aturan prosedur Terutama soal penetapan Tersangka .

“Dalam kerja Pansus pun kan ada fakta temuan soal prosedur yang dikerjakan KPK tidak sesuai prosedur hukum acara, dan ini ditegaskan oleh praperadilan (Novanto) kemarin,” jelas anggota Komisi III ini.


Share:
Copyright © Hondaqq.com Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya