Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya

Sabtu, 07 Oktober 2017

Jangan Salah, Manusia Prasejarah Sudah Paham Bahaya Perkawinan Sedarah


HondaQQ - Manusia prasejarah ternyata sudah memiliki pengetahuan akan bahaya perkawinan sedarah.

Sebuah penelitian mengungkapkan bagaimana nenek moyang kita 34.000 tahun yang lalu mengembangkan jaringan sosial dan perkawinan yang canggih, dan dengan sengaja mencari pasangan di luar keluarga mereka.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Science ini meneliti informasi genetik dari sisa-sisa manusia modern yang hidup selama masa periode Palaeolitik Atas, sebuah periode ketika manusia modern dari Afrika pertama kali menjelajah Eurasia barat.

Hasil menunjukkan jika orang pada masa itu dengan sengaja mencari pasangan di luar keluarga dekat mereka, dan mungkin terhubung ke jaringan kelompok yang lebih luas dari tempat pasangan yang dipilih agar tidak terjadi perkawinan sedarah.

Peneliti dari Universitas Cambridge dan Universitas Kopenhagen meneliti sisa dari empat manusia modern yang berasal dari Sunghir, sebuah situs Palaeolitik Atas di Rusia.

Makam terdiri dari satu laki-laki dewasa, dua orang muda, dan sisa-sisa satu orang dewasa yang tidak lengkap, serta barang-barang pemakaman. Orang-orang tersebut tampaknya hidup dan dimakamkan bersama.

Namun, yang mengejutkan adalah semua individu tidak terkait secara genetik. Paling dekat pun, mereka hanya sepupu kedua. Hal ini juga terjadi dengan dua anak-anak yang dikuburkan di makam yang sama.

"Ini bertentangan dengan perkiraan banyak orang. Saya pikir banyak periset berasumsi jika orang-orang Sunghir sangat dekat hubungannya," kata Dr Eske Willerslev, peneliti yang terlibat seperti dikutip dari Phys.org, Kamis (5/10/2017).

Benda-benda dan perhiasan yang dikuburkan bersama jenazah menunjukkan bahwa mereka mungkin telah mengembangkan peraturan, upacara dan ritual untuk perkawinan di antara kelompok yang mungkin menyerupai perayaan perkawinan modern.

Peneliti percaya bahwa ornamen mungkin telah digunakan untuk menunjukkan perbedaan antara kelompok manusia purba, untuk mengidentifikasi siapa yang harus dikawinkan dan siapa yang harus dihindari sebagai pasangan.

"Hiasan itu luar biasa dan tidak ada bukti serupa dengan Neanderthal maupun manusia purba lainnya," ujar Willerslev.

"Apa ini berarti bahwa manusia yang hidup di masa Palaeolitik Atas, yang tinggal di sebuah kelompok kecil, sudah memahami pentingnya mengindari perkawinan sedarah," katanya.

Sebagai perbandingan, hasil penelitian genomik dari manusia Neanderthal dari Pegunungan Altai yang hidup sekitar 50.000 tahun yang lalu menunjukkan bahwa mereka tidak menghindari perkawinan sedarah.

"Kami tidak tahu mengapa kelompok manusia Neanderthal Altai melakukan perkawinan sedarah," kata Profesor Martin Sikora, peneliti dari Universitas Kopenhagen.

"Mungkin mereka terisolasi dan itu satu-satunya pilihan atau mereka benar-benar gagal mengembangkan hubungan antar kelompok lain," tambahnya.

Bukti ini bisa jadi penjelasan mengapa manusia modern terbukti lebih berhasil bertahan hidup daripada spesies lain.

Agen Sakong


Share:

Serda Bella, Kowad Cantik Pengemudi Jip Jokowi pada HUT TNI


HondaQQ - Sosok Sersan Dua Kowad Bella Paramitha mencuri perhatian dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 TNI yang digelar di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017).

Tak pernah tebersit dalam benaknya duduk di belakang kemudi kendaraan yang akan digunakan untuk inspeksi pasukan pada upacara sebesar HUT TNI.

Karena selama ini tugas seperti itu diemban oleh prajurit TNI pria yang terpilih dan sudah memiliki jam terbang mengemudikan kendaraan untuk inspeksi pasukan. Apalagi dengan Inspektur Upacara Presiden Republik Indonesia.

Serda Kowad Bella dipilih berdasarkan perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tempatnya bertugas untuk menunjuk prajurit wanita sebagai pengemudi kendaraan untuk pemeriksaan pasukan.

Ini adalah kali pertama seorang prajurit wanita ditunjuk untuk mengemudikan kendaraan inspeksi pasukan pada peringatan HUT TNI.

Dengan percaya diri dan melalui serangkaian latihan dan gladi resik, tugas tersebut sukses dilaksanakan oleh dara kelahiran 19 Desember 1992 yang memulai karir militer nya melalui bintara Kowad tahun 2013.

"Awalnya saya masih ragu karena baru pertama kali mengemudikan kendaraan untuk pemeriksaan pasukan, apalagi saya dari wanita TNI dan yang terlebih lagi bahwa ini adalah upacara terbesar TNI," kata Bella.

Selain ada keraguan dalam dirinya, Serda Kowad Bella Paramitha merasa bahwa tugas ini merupakan suatu tantangan sekaligus kebanggan yang harus dilaksanakan sebagai prajurit.

"Di sisi lain saya juga merasa bangga bahwa baru kali inilah seorang prajurit TNI wanita mendapat tugas seperti ini. Saya sangat bersyukur dapat melaksanakan tugas ini dengan baik, apalagi Inspektur Upacara pada HUT ke-72 TNI ini Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo," katanya.

Selain Serda Kowad Bella Paramitha yang ditunjuk sebagai pengemudi kendaraan pemeriksaan pasukan, Serda Kowad Dilla yang juga bertugas di Paspampres ditunjuk sebagai cadangan pengemudi.

Share:

Gadis 21 Tahun Buta Setelah Main Game di Ponsel


HondaQQ - Remaja 21 tahun menderita kebutaan setelah 24 jam bermain game tanpa henti via smartphone. Menurut gadis yang menyebut dirinya Xiaojing (nama samaran), bermain game adalah satu-satunya hobi yang ia miliki.

Xiaojing bisa menghabiskan malam dan akhir pekan dengan bermain game di smartphone. Ia bahkan rela memangkas jam tidur dan tak memerhatikan kesehatan tubuhnya.

“Saya sangat ketagihan main game bahkan sampai lupa makan dan mandi,” kata Xiaojing.

“Saya selalu bilang ke diri sendiri ‘ini bakal jadi ronde terakhir’, tapi saya tak bisa berhenti,” ia menambahkan.

Kisah ketagihan game yang berujung kebutaan ini terjadi pada satu hari libur. Xiaojing yang bekerja sebagai akuntan ingin melepas penat dengan bermain game tanpa jeda.

Game yang ia mainkan kala itu adalah “Honour of Kings” yang dikembangkan raksasa China, Tencent. Game tersebut sangat populer di China, hingga menghimpun 200 juta pengguna.

Setelah beberapa jam asik main game, Xiaojing merasakan penglihatan mata sebelah kanannya buram hingga benar-benar hitam. Ia hanya bisa melihat dengan mata kiri, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Sabtu (11/7/2017), dari BGR.

Ia pun panik dan segera ke rumah sakit. Setelah diperiksa, dokter mendiagnosis Xiaojing terkena retinal artery occlusion (oklusi arteri retina). Penyebabnya tak lain karena terlalu intens di depan layar smartphone.

Retinal artery occlusion memiliki rekam jejak medis yang buruk selama ini. Kebanyakan orang yang mengidap penyakit itu mengalami kebutaan totoal pada akhirnya. Hanya 20 hingga 35 persen yang pulih.

Dokter yang menangani kasus Xiaojing pun tak berani menjamin apakah penglihatan gadis tersebut bisa kembali seperti semula. Kasus naas ini bisa dijadikan pembelajaran dan instropeksi agar lebih bijak menentukan porsi dan durasi aktivitas sehari-hari.

Share:

Jumat, 06 Oktober 2017

Ahmad Dhani: Saya Sudah Biasa Jadi Tersangka


Musikus Ahmad Dhani mengaku tak masalah jika pihak kepolisian meningkatkan kasus penyebaran ujaran kebencian yang dilaporkan Jack Lapian terhadap dirinya ke tahap penyidikan.

Suami Mulan Jameela ini mengaku sudah biasa dijadikan tersangka.

"Ya kan saya udah biasa jadi tersangka," ujar Dhani di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/10/2017).

Dhani menambahkan, jika ditetapkan menjadi tersangka, ia tidak akan mengajukan praperadilan.

Dia juga mengaku pernah diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dalam kasus tersebut. Namun, pemeriksaan tersebut dilakukan selagi kasus itu masih tahap penyelidikan.

Saat kasus tersebut naik ke tahap penyidikan, Dhani mengaku belum diberikan surat panggilan pemeriksaan lagi oleh pihak kepolisian.

"Belum ada, tapi saya udah biasa. Pokoknya saya sudah biasa jadi tersangka. Kan sudah 12 kali jadi tersangka," kata Dhani.

Pada 6 Maret 2017 Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Keesokan harinya Ahmad Dhani meminta maaf.

Akibat hal tersebut, Dhani dilaporkan pendukung Ahok, Jack Lapian sekaligus pendiri BTP Network ke polisi pada Kamis (9/3/2017).

Dalam laporannya, Ahmad Dhani diduga melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi  Elektronic (UU ITE)

Sakong Online









Share:

Sekutu AS di Arab Ini Beli Sistem Pertahanan Rudal S-400 dari Rusia


HondaQQ - Arab Saudi, sekutu Amerika Serikat (AS) di Dunia Arab,  menandatangani sebuah kesepakatan awal untuk membeli sistem pertahanan udara atau rudal S-400, dan bakal menerima bantuan "teknologi paling mutakhir" dari Rusia.

Keterangan itu disampaikan perusahaan industri militer Arab Saudi terkait dengan kunjungan Raja Salman ke Moskwa, ibu kota Rusia, seperti dilaporkan AFP, Jumat (6/10/2017).

Kesepakatan kerja sama itu diumumkan saat Raja Salman bin Abdulaziz dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan di Kremlin, Kamis (5/10/2017).

Salman melakukan lawatan resmi pertama sebagai seorang raja Arab Saudi ke Rusia.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Arab Saudi siap untuk membeli sistem pertahanan udara S-400, sistem peluru kendali anti-tank dan beberapa peluncur roket.

Kesepakatan ini "diharapkan dapat memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan pengembangan militer serta industri militer di Arab Saudi," kata Saudi Arabian Military Industries (SAMI), perusahaan industri militer negara kerajaan tersebut.

"Nota kesepahaman (MoU) mencakup transfer teknologi untuk produksi lokal," dari sistem peluru kendali anti-tank Kornet, beberapa peluncur roket canggih, dan peluncur granat otomatis.

"Selain itu, para pihak akan bekerja sama dalam menetapkan rencana melokalkan perakitan dan perawatan bagian-bagian dari sistem pertahanan udara S-400," kata SAMI.

Kedua negara juga menyepakati produksi senapan otomatis Kalashnikov dan amunisinya di Arab Saudi, serta program pendidikan dan pelatihan untuk warga lokal.

"Kesepakatan ini diharapkan memiliki kontribusi ekonomi yang nyata dan menciptakan ratusan lapangan kerja secara langsung," kata perusahaan itu.

Mereka "juga akan mengalihkan teknologi terdepan yang akan berperan sebagai katalisator untuk mengurangi 50 persen pengeluaran militer kerajaan."

Rosoboronexport, eksportir senjata milik Rusia, tidak segera memberikan komentar mengenai kesepakatan tersebut.

Pada 2014, ketika masih sebagai putra mahkota Arab Saudi, Salman, Rabu (14/5/2014), menyerukan kerja sama militer lebih kuat antara Amerika Serikat dan negara-negara Teluk yang menurut dia tengah terancam keamanannya.

Pernyataan Pangeran Salman ini dibuat dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel dan para menteri pertahanan Dewan Kerjasama Teluk (GCC) di Jeddah, Arab Saudi.

Agen BandarQ




Share:
Copyright © Hondaqq.com Agen Domino 99 Bandarq Dan Poker Online Terpercaya